Rss

Kamis, 29 Maret 2012

Makanan Khas Korea Selatan

Bagi yang suka dengan kuliner dan pencinta makanan, sebaiknya anda mencicipi beberapa masakan khas Korea berikut ini.
Masakan Korea berbahan dasar sebagian besar pada beras, mi, tahu, sayuran dan daging. Makanan tradisional Korea terkenal akan sejumlah besar makanan sampingan (lauk) yang disebut banchan yang dimakan bersama dengan nasi putih dan sup (kaldu). Setiap makanan dilengkapi dengan banchan yang cukup banyak.

1. Kimchi


Kimchi adalah makanan yang wajib dihidangkan di meja makan keluarga di Korea Selatan. Kimchi merupakan jenis makanan fermentasi yang terbuat dari sayuran segar, umumnya dibuat dari sawi putih, bayam, lobak dan sayuran sejenisnya. Karena sudah melewati masa fermentasi, maka kimchi adalah makanan yang tahan lama. Di Korea Selatan setiap keluarga/ ibu rumah tangga mahir membuat kimchi. Biasanya menjelang musim dingin/ salju ibu rumah tangga di Korea sana membikin kimchi untuk disimpan sebagai cadangan makanan ketika melewati musim dingin. Bahkan awetnya bisa sampai satu tahun. Ini merupakan salah satu kearifan lokal di Korea.

Kimchi banyak mengandung gizi seperti vitamin A, B1, B2 dan serat. Citra rasanya cenderung pedas. Cara membuat kimchi sangat mudah, pertama sawi yang masih utuh dicuci bersih, kemudian digarami merata setiap helai daun, kemudian siapkan bumbu yang sudah dihaluskan terdiri dari jahe, cabai, udang rebon, bawang putih, kecap ikan. Setelah itu, sawi yang sudah dilumuri garam, dibaluri lagi denganbumbu alus tadi. Lantas masukkan ke dalam tempayan tutup rapat. Tunggu masa fermentasi sampai lima hari.

2. Galbi


Bulgogi merupakan makanan khas Korea yang mudah dijumpai di restoran-restoran Korea di Indonesia. Bulgogi merupakan makanan yang terbuat dari daging sapi, cara mengolahnya di panggang di atas bara api, bumbunya hampir mirip dengan galbi terdiri dari minyak wijen dan kecap saus tiram. Ketika dipanggang, daging iga biasanya diiris sepanjang tulangnya. Hal ini supaya saus tadi bisa matang lebih cepat, dan daging bisa lebih mudah dikonsumsi dengan sumpit setelah matang. Di Korea dan beberapa negara lainnya, daging iga untuk galbi yang sudah diiris telah tersedia di pasar swalayan dan toko daging.
Kalbi biasanya disajikan di rumah makan yang dikenal dengan nama galbjip (rumah galbi). Pengunjung memegang sendiri daging galbi di atas pemanggang yang ada di masing-masing meja. daging ini kemudian di bungkus dengan daun selada, daun perilla, atau daun sayur-sayuran lainnya. Sebelum dimakan, daging yang sudah dibungkus daun dicelupkan lebih dahulu di dalam ssamjang, yakni saus yang terbuat dari campuran pasta kacang kedelai dan cabai merah.

3. Bulgogi


Bulgogi merupakan makanan khas Korea yang mudah dijumpai di restoran-restoran Korea di Indonesia. Bulgogi merupakan makanan yang terbuat dari daging sapi, cara mengolahnya di panggang di atas bara api, bumbunya hampir mirip dengan galbi terdiri dari minyak wijen dan kecap saus tiram.
Bumbu bulgogi adalah campuran kecap asin dan gula di tambah bumbu lain bergantung pada resep dan daerahnya di korea. Sebelum dimakan, daun selada digunakan untuk membungkus bulgogi bersama kimchi, bawang putih, atau penyedap lain sesuai selera.
Di Jepang, makanan yang sejenis disebut Yakiniku. Dibandingkan dengan Yakiniku, bumbu daging untuk bulgogi dibuat lebih manis. Air pada bumbu cukup banyak sehingga daging tidak dipanggang di atas plat besi (teppan), melainkan di atas panci datar.

4. Gujeolpan


Gujeolpan berarti "Piring yang Terbagi Sembilan", ini terdiri atas beberapa sayuran dan daging yang disajikan dalam lapisan panekuk. Biasa disajikan saat perayaan dan pernikahan.

5. Sinseollo

Adalah sup rebusan berisi sayur-sayuran dan bakso daging dalam panci.

Bagi anda yang beragama Islam harap berhati-hati dalam memilih makanan Korea, bukan saja karena banyak kuliner yang mengandung daging Babi, tapi juga karena penyembelihannya kan tidak islami, makanan yang aman dikonsumsi kimchi atau makanan laut. Tetapi Anda dapat membuatnya sendiri, dengan mengganti dengan daging yang halal dan aman.

              http://www.wikipedia.org/

1 komentar:

rendy pratama mengatakan...

kalo bulgogi itu taburannya bisa pake wijen ya?? saya suka banget sama bulgogi seperti beli beaf teriyaki di hokben hehehehe.. pertama kali suka bolgogi juga waktu itu sempet liat video di fanpage KTO Indonesia cara membuatnya, sekarang saya bsaru tahu ya kalo di fanpage Korea Tourism Organization Indonesia bukan hanya bicara soal wisata korea aja tapi juga budaya, makanan, drama korea, k-pop dan banyak lagi deh.

Poskan Komentar